

Mencari alternatif Publish or Perish karena Anda butuh alat berbasis web atau ingin langsung menyaring jurnal untuk skripsi, tesis, atau Systematic Literature Review (SLR)? Artikel ini menjelaskan apa itu Publish or Perish (PoP), kapan Anda butuh alat lain, lalu membandingkan JurnalFlow, The Lens, Dimensions, dan Semantic Scholar berdasarkan informasi resmi per Oktober 2026.
Perlu ditegaskan sejak awal: PoP adalah alat yang kuat untuk mengambil data dan menganalisis sitasi. Karena itu, perbandingan di bawah memetakan alternatif menurut tahap riset, bukan mencari “pemenang”.
Menurut situs resmi Harzing.com, Publish or Perish adalah perangkat lunak yang mengambil dan menganalisis sitasi akademik, lalu menyajikan metrik seperti jumlah paper, total sitasi, dan h-index. Software ini dikembangkan oleh Anne-Wil Harzing. Rilis pertamanya pada 17 Oktober 2006, Publish or Perish 8 dirilis 1 November 2021, dan versi terbaru yang tercantum adalah 8.19.5300 (17 Desember 2025).
Fakta penting lainnya (dicek 26 Oktober 2026):
PoP cocok untuk: analisis sitasi dan bibliometrik, menilai dampak penulis atau jurnal, serta mengumpulkan metadata dari banyak sumber secara gratis di komputer desktop. Misalnya, dosen yang menyiapkan berkas kenaikan jabatan dapat memakai PoP untuk melihat ringkasan sitasi karyanya di Google Scholar.
PoP tetap layak dipakai. Namun, ada beberapa situasi ketika Anda memerlukan alat lain atau alat pendamping:
Data di bawah diambil dari halaman resmi masing-masing alat per Oktober 2026 (dicek 26 Oktober 2026). Sel bertanda “cek situs resmi” berarti informasinya tidak kami verifikasi.
| Alat | Jenis | Fokus utama | Sumber data | Screening/alur PRISMA | Kolaborasi | Paket gratis | Catatan lisensi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| JurnalFlow | Web | Cari, saring, dan sintesis literatur berbasis PRISMA | 100.000+ jurnal dari Scopus, Sinta, OpenAlex, Crossref | Ya, Screening dan metode PRISMA | Ya, kolaborator tim | Starter Rp0/bulan (3 proyek) | Pro Rp98.500/bulan |
| Publish or Perish (pembanding) | Desktop Windows/macOS | Mengambil dan menganalisis sitasi | Crossref, Google Scholar, OpenAlex, PubMed, Scopus, Semantic Scholar, Lens, Web of Science | Cek situs resmi | Cek situs resmi | Gratis | Pribadi non-profit (EULA) |
| The Lens | Web | Pencarian dan analisis karya ilmiah serta paten | 200 juta+ karya ilmiah, paten dari 100+ negara | Cek situs resmi | Cek situs resmi | Gratis non-komersial | Komersial perlu langganan, cek situs resmi |
| Dimensions (versi gratis) | Web | Publikasi terhubung dengan pendanaan, paten, kebijakan | 140 juta+ publikasi, 29 juta dataset | Cek situs resmi | Cek situs resmi | Ya | Pribadi non-komersial |
| Semantic Scholar | Web | Pencarian berbantuan AI | 200 juta+ makalah | Cek situs resmi | Cek situs resmi | Gratis | Dikelola Ai2 (nirlaba) |
Coba Gratis Sekarang — jurnalflow.com. Mulai dengan paket Starter Rp0 untuk mencari, menyaring, dan mencatat alur PRISMA dalam satu proyek.
Sebagai alternatif Publish or Perish, JurnalFlow melanjutkan tahap yang belum dikerjakan PoP setelah data dikumpulkan. JurnalFlow adalah platform Systematic Literature Review berstandar PRISMA: satu ruang kerja untuk mencari, menyaring, memetakan, dan menyintesis literatur berbasis kecerdasan buatan, dengan kontrol keputusan penuh di tangan Anda. JurnalFlow diakses melalui situs jurnalflow.com, sehingga Anda tidak perlu menginstal aplikasi desktop.
Alurnya terdiri atas empat langkah:
Contoh penerapannya: mahasiswa S1 pendidikan yang menyusun skripsi SLR tentang pembelajaran berdiferensiasi dapat mencari artikel Sinta dan Scopus, menyaring hasilnya bersama rekan satu tim, lalu menyiapkan bahan diagram PRISMA dari proyek yang sama. Fitur pendukung lain mencakup Kolaborasi Antar Tim dan sitasi otomatis.
Paket JurnalFlow:
Rincian paketnya ada di artikel harga aplikasi systematic literature review.
Batasan yang perlu Anda ketahui: JurnalFlow tidak memosisikan diri sebagai alat metrik sitasi seperti h-index atau g-index. Untuk analisis bibliometrik yang mendalam, PoP tetap relevan. AI di JurnalFlow berperan sebagai asisten; hasilnya adalah draf yang wajib Anda verifikasi sebelum digunakan.
Menurut halaman resminya, The Lens menyediakan perangkat lunak pencarian, analisis, dan manajemen untuk data paten dunia dan karya ilmiah global. Per Oktober 2026, Lens mencakup lebih dari 200 juta rekaman karya ilmiah dan dokumen paten dari lebih dari 100 negara. Sejak Juni 2026, Lens dikelola entitas nirlaba baru di Australia, The Lens Limited, yang sebelumnya dimiliki Cambia.
Fiturnya mencakup pencarian terstruktur, analisis jaringan sitasi, tautan paten-literatur (PatCite), profil penulis dan inventor, serta API berversi. Berdasarkan kebijakan akses Lens:
Kelebihan: cocok bila riset Anda menyentuh paten, misalnya tesis teknik tentang inovasi baterai. Lens juga dapat menjadi sumber data di PoP dengan API key, sehingga keduanya bisa saling melengkapi.
Dimensions versi gratis ditujukan untuk penggunaan pribadi non-komersial. Per Oktober 2026, versi ini mencakup lebih dari 140 juta publikasi dan 29 juta dataset yang terhubung ke data pendanaan, paten, uji klinis, dan dokumen kebijakan.
Fitur yang tercantum antara lain pencarian full-text; filter peneliti, judul sumber, kategori, dan Open Access; indikator berbasis sitasi dan Altmetric Attention Score; ekspor data; penyimpanan referensi dengan ReadCube; tautan ORCID; serta fitur ringkasan berbasis AI.
Kelebihan: memberi konteks dampak di luar jumlah sitasi, seperti perhatian publik (Altmetric), pendanaan, dan kebijakan. Ini berguna bagi peneliti S3 yang ingin menunjukkan relevansi topik disertasinya.
Semantic Scholar adalah alat pencarian dan penemuan literatur gratis berbasis AI yang dibangun oleh Allen Institute for AI (Ai2), lembaga riset nirlaba. Per Oktober 2026, Semantic Scholar mengindeks lebih dari 200 juta makalah akademik, dengan fitur Research Feeds, Library, Research Dashboard, serta API dan dataset S2AG.
Kelebihan: praktis untuk penelusuran awal topik secara gratis. Semantic Scholar juga dapat menjadi sumber data di PoP dengan API key gratis. Ulasan lengkapnya bersama OpenAlex dan Google Scholar ada di artikel aplikasi pencari jurnal.
Gunakan pertimbangan berikut sebelum memutuskan alat mana yang Anda pakai:
Apa pun pilihannya, semua alat ini adalah asisten. Keputusan inklusi dan eksklusi tetap di tangan Anda sebagai peneliti.
Secara harfiah, “publish or perish” berarti “terbitkan atau binasa”. Menurut Wikipedia, ungkapan ini menggambarkan tekanan dalam karier akademik untuk terus menerbitkan karya ilmiah. Istilah yang sama juga menjadi nama software analisis sitasi buatan Anne-Wil Harzing yang dibahas di artikel ini.
Publish or Perish 8 adalah generasi software PoP yang dirilis 1 November 2021. Per Oktober 2026, versi terbaru yang tercantum di situs resmi adalah 8.19.5300 (17 Desember 2025) untuk Windows dan macOS.
Berdasarkan situs resmi Harzing.com, PoP tersedia sebagai aplikasi desktop untuk Windows dan macOS, dan dapat dijalankan di Linux via Wine. Aplikasi bernama mirip di toko aplikasi ponsel bukan rilis resmi Harzing. Jika Anda ingin bekerja tanpa instalasi desktop, pertimbangkan alternatif berbasis web seperti JurnalFlow, The Lens, Dimensions, atau Semantic Scholar.
Ya. Halaman resmi PoP menyatakan unduhan dan penggunaannya gratis, dengan lisensi untuk penggunaan pribadi non-profit sesuai EULA. Beberapa sumber data di dalamnya, seperti Scopus dan Semantic Scholar, memerlukan API key gratis, sedangkan Web of Science memerlukan langganan.
PoP berfokus pada pengambilan data dan analisis sitasi, bukan screening. Untuk menyaring jurnal dengan kriteria inklusi dan eksklusi serta mencatat alur PRISMA, Anda dapat memakai JurnalFlow. Untuk pencarian dan ekspor data berbasis web, The Lens dan Dimensions versi gratis bisa menjadi pilihan.
Publish or Perish tetap alat yang bagus untuk analisis sitasi: gratis, mendukung banyak sumber data, dan kaya metrik. Alternatif Publish or Perish yang tepat bergantung pada tahap riset Anda. The Lens dan Dimensions membantu pencarian dan ekspor data skala besar di browser, Semantic Scholar memudahkan penelusuran berbantuan AI, sedangkan JurnalFlow menyatukan pencarian jurnal Scopus dan Sinta, screening, alur PRISMA, dan sintesis dalam satu ruang kerja yang dapat Anda mulai dengan paket Starter Rp0.
Coba Gratis Sekarang — jurnalflow.com