

Diagram PRISMA 2020 adalah diagram alir yang menunjukkan berapa banyak literatur yang Anda temukan, saring, dan sertakan dalam systematic literature review (SLR), lengkap dengan alasan eksklusinya. Panduan ini membahas cara membuat dan mengisi diagram alir PRISMA 2020 kotak demi kotak, memilih template resmi yang tepat, serta satu contoh angka yang dihitung lengkap dari awal sampai akhir. Di bagian akhir, Anda juga menemukan kesalahan umum yang sering membuat diagram dikoreksi pembimbing atau reviewer jurnal.
Menurut prisma-statement.org, diagram alir PRISMA menggambarkan alur informasi melalui tahap-tahap sebuah tinjauan sistematis: berapa record yang diidentifikasi, berapa yang disertakan dan dikeluarkan, serta apa alasan eksklusinya. Jika Anda belum familiar dengan PRISMA secara umum, baca dulu artikel kami tentang metode PRISMA.
Dalam pedoman PRISMA 2020 (Page dkk., 2021), diagram ini berkaitan langsung dengan dua item pelaporan:
Artinya, diagram PRISMA bukan hiasan di bab metode. Diagram ini adalah ringkasan visual dari proses seleksi yang harus bisa dipertanggungjawabkan, baik di skripsi, tesis, maupun artikel untuk jurnal Sinta atau Scopus.
PRISMA 2020 memperkenalkan pembedaan istilah yang memengaruhi cara Anda mengisi kotak. Berikut parafrase definisi dari Box 1 dalam Page dkk. (2021):
Mengapa ini penting? Pada tahap Screening, kotak berpindah dari “records” (saat Anda menyaring judul dan abstrak) ke “reports” (saat Anda mencari dan menilai teks lengkap). Pada tahap Included, ada dua angka terpisah: jumlah studies dan jumlah reports of included studies. Contohnya, satu penelitian lapangan yang hasilnya diterbitkan dalam artikel jurnal dan juga prosiding dihitung sebagai 1 studi dengan 2 report.
Diagram PRISMA 2020 terdiri atas tiga tahap: Identification, Screening, dan Included. Pada PRISMA 2009, penilaian kelayakan teks lengkap ditampilkan sebagai tahap tersendiri bernama Eligibility. Di PRISMA 2020, kotak penilaian kelayakan tersebut kini berada di dalam tahap Screening. Selain itu, versi 2020 membedakan record, report, dan study, serta menambahkan kotak untuk register dan automation tools. Jadi, jika Anda menemukan referensi lama yang menyebut empat tahap, itu merujuk pada format 2009.
| Kotak (Inggris) | Padanan Indonesia | Yang diisi |
|---|---|---|
| Records identified from: Databases, Registers | Record yang diidentifikasi dari database dan register | Total record, dirinci per sumber (n per database) |
| Records removed before screening | Record yang dihapus sebelum screening | Duplikat, ditandai tidak layak oleh automation tools, dihapus karena alasan lain (masing-masing dengan n) |
| Records screened | Record yang disaring | Jumlah record yang judul/abstraknya disaring |
| Records excluded | Record yang dikeluarkan | Jumlah record yang gugur pada screening judul/abstrak |
| Reports sought for retrieval | Report yang dicari teks lengkapnya | Jumlah dokumen yang Anda coba peroleh teks lengkapnya |
| Reports not retrieved | Report yang tidak berhasil diperoleh | Jumlah teks lengkap yang tidak bisa diakses |
| Reports assessed for eligibility | Report yang dinilai kelayakannya | Jumlah teks lengkap yang dibaca dan dinilai |
| Reports excluded (with reasons) | Report yang dikeluarkan beserta alasan | Total dan rincian per alasan, masing-masing dengan n |
| Studies included in review | Studi yang disertakan dalam tinjauan | Jumlah studi akhir |
| Reports of included studies | Report dari studi yang disertakan | Jumlah report milik studi yang disertakan |
Pada template resmi, sebagian kotak berwarna abu-abu. Kotak abu-abu hanya diisi bila relevan dengan tinjauan Anda; jika tidak relevan, kotak tersebut dihapus dari diagram.
Situs PRISMA Statement menyediakan empat template diagram PRISMA 2020 dalam format Word yang dapat diunduh dan berlisensi CC BY 4.0 (dicek 5 Oktober 2026):
Untuk memilih, jawab dua pertanyaan berikut:
Untuk sebagian besar skripsi dan tesis, pilihannya adalah tinjauan baru. Gunakan versi “sumber lain” bila Anda melakukan penelusuran sitasi atau mencari di luar database. Ingat juga item 6 PRISMA 2020: semua database, register, situs web, organisasi, daftar referensi, dan sumber lain yang dicari perlu disebutkan di bagian metode.
Diagram yang rapi berasal dari pencatatan yang rapi. Berikut tujuh langkah yang bisa Anda ikuti. Panduan proses SLR secara utuh tersedia di artikel cara membuat SLR untuk skripsi dan tesis.
Langkah 1 sampai 5 paling sering menjadi sumber masalah karena angka tercecer di spreadsheet, folder unduhan, dan catatan pribadi. Di sinilah ruang kerja seperti JurnalFlow dapat membantu. Sebagai platform systematic literature review berstandar PRISMA, JurnalFlow membantu Anda mencari literatur dari 100.000+ jurnal (Scopus, Sinta, OpenAlex, Crossref), melakukan screening dengan kriteria yang Anda tetapkan, dan berkolaborasi dengan tim, sehingga hasil tiap tahap tercatat di satu tempat. Keputusan inklusi dan eksklusi tetap sepenuhnya di tangan Anda sebagai peneliti; JurnalFlow berperan sebagai asisten yang membuat prosesnya lebih terarah.
Contoh ilustrasi, angka fiktif. Angka di bawah ini bukan data penelitian nyata. Misalkan seorang mahasiswa S2 menyusun SLR tesis dengan pencarian di tiga database.
Identification
Screening
Included
Pada contoh ini, jumlah studi sama dengan jumlah report karena setiap studi hanya punya satu report. Angkanya bisa berbeda bila satu studi dilaporkan dalam beberapa dokumen.
Verifikasi aritmetika:
Contoh kalimat narasi untuk bab hasil (item 16a): “Pencarian pada tiga database menghasilkan 620 record (Scopus 410, Sinta 130, Crossref 80). Setelah 140 duplikat dan 12 record yang tidak sesuai kriteria bahasa dan jenis publikasi dihapus, 468 record disaring berdasarkan judul dan abstrak, dan 380 di antaranya dikeluarkan. Sebanyak 88 report dicari teks lengkapnya, 6 di antaranya tidak berhasil diperoleh, dan 82 report dinilai kelayakannya. Sebanyak 57 report dikeluarkan dengan alasan yang dirinci pada Gambar 1, sehingga 25 studi disertakan dalam tinjauan.”
Perbandingan aplikasi pendukung SLR yang lebih lengkap dibahas di artikel aplikasi systematic literature review.
Diagram alir PRISMA adalah bagan yang memetakan jumlah record yang diidentifikasi, disaring, dikeluarkan beserta alasannya, dan disertakan dalam sebuah tinjauan sistematis. Versi terbarunya adalah diagram PRISMA 2020.
PRISMA adalah pedoman pelaporan tinjauan sistematis. Pedoman ini membantu peneliti melaporkan alasan, metode, dan temuan tinjauan secara transparan, termasuk alur seleksi literatur melalui diagram alir.
Catat angka di setiap tahap sejak pencarian pertama, pilih salah satu dari empat template resmi PRISMA 2020, isi kotak dari Identification hingga Included, lalu cek konsistensi aritmetika antarkotak.
PRISMA 2009 menampilkan empat tahap termasuk Eligibility. PRISMA 2020 memakai tiga tahap (Identification, Screening, Included), menempatkan penilaian kelayakan di dalam Screening, membedakan record, report, dan study, serta menambahkan kotak register dan automation tools.
Register adalah basis data pendaftaran studi, misalnya register uji klinis, yang memuat entri studi yang sedang atau telah berjalan. Jika Anda tidak mencari di register, isi n = 0 atau sesuaikan dengan pedoman kampus atau jurnal tujuan.
Template Word resmi tersedia di halaman PRISMA 2020 Flow Diagram dalam empat versi, berlisensi CC BY 4.0.
Tergantung pedoman kampus atau jurnal tujuan Anda. PRISMA 2020 menganjurkan agar hasil pencarian dan seleksi dilaporkan idealnya dengan diagram alir, sehingga diagram ini sangat disarankan untuk SLR yang mengacu pada PRISMA.
Kunci diagram PRISMA 2020 yang baik ada tiga: catat angka sejak hari pertama pencarian, pilih template resmi yang sesuai dengan jenis tinjauan Anda, dan cek aritmetika dari atas ke bawah sebelum diagram masuk ke naskah. Dengan pencatatan yang tertib, diagram alir PRISMA bukan lagi pekerjaan rekonstruksi di akhir, melainkan cerminan proses seleksi yang transparan.
Ingin pencarian dan screening literatur Anda tercatat rapi dalam satu ruang kerja berstandar PRISMA, dengan keputusan tetap di tangan Anda?
Coba Gratis Sekarang — jurnalflow.com
2 Comments
[…] Menurut PRISMA Statement, diagram alir PRISMA 2020 menggambarkan alur seleksi dalam sebuah tinjauan sistematis: berapa record yang diidentifikasi, berapa yang disaring, berapa yang dikeluarkan beserta alasannya, dan berapa studi yang akhirnya disertakan. Penjelasan lengkap tentang kotak-kotaknya, perbedaan record, report, dan study, serta contoh pengisiannya sudah kami bahas di artikel diagram PRISMA 2020. […]
[…] ini dikenal sebagai screening judul dan abstrak. Dalam diagram PRISMA 2020, screening judul-abstrak berada setelah penghapusan duplikat dan sebelum penilaian teks lengkap. […]