

Operator boolean pencarian jurnal adalah kata penghubung AND, OR, dan NOT (di Scopus: AND NOT) yang menggabungkan atau mengecualikan istilah agar database menampilkan artikel yang benar-benar relevan. Panduan ini membahas cara menyusun string pencarian untuk systematic literature review (SLR) langkah demi langkah: kurung, frasa, truncation, field code, perbedaan sintaks Scopus, PubMed, dan Google Scholar, hingga cara mendokumentasikannya sesuai PRISMA 2020.
Operator Boolean memberi tahu database bagaimana kata kunci Anda harus digabungkan. Tiga operator yang paling sering dipakai adalah:
Untuk bab tinjauan pustaka skripsi, mengetik beberapa kata kunci bebas mungkin sudah cukup. SLR menuntut lebih dari itu. Pencarian harus eksplisit, dapat diulang oleh orang lain, dan dilaporkan apa adanya. Karena itu, kata kunci perlu dirangkai menjadi satu string pencarian yang logikanya jelas.
Jika Anda belum terbiasa mencari di database bereputasi, baca dulu panduan cara mencari jurnal Scopus dan Sinta. Artikel ini melanjutkannya ke tahap teknis: menyusun string Boolean yang siap dipakai dan dilaporkan.
Halaman bantuan PubMed mendefinisikan ketiga operator dengan ringkas: AND mengambil hasil yang memuat semua istilah pencarian, OR mengambil hasil yang memuat minimal satu istilah, dan NOT mengecualikan istilah dari hasil pencarian. Dalam praktik, aturan sederhananya adalah:
| Operator | Fungsi | Dipakai untuk | Efek pada jumlah hasil |
|---|---|---|---|
| OR | Minimal satu istilah | Sinonim dan variasi dalam satu konsep | Memperluas |
| AND | Semua istilah | Menghubungkan konsep yang berbeda | Mempersempit |
| NOT / AND NOT | Mengecualikan istilah | Membuang topik yang jelas tidak relevan | Mempersempit |
Contoh: "critical thinking" OR "higher-order thinking" memperluas pencarian untuk satu konsep, sedangkan "project-based learning" AND "critical thinking" hanya menampilkan artikel yang membahas keduanya.
Perhatikan perbedaan penulisan antar-database. Di Scopus, operator pengecualian ditulis AND NOT, dengan contoh resmi lung AND NOT cancer. Di PubMed, operatornya NOT dan harus ditulis dengan huruf kapital.
Gunakan NOT secara hemat. Operator ini membuang setiap artikel yang menyebut istilah tersebut, termasuk studi relevan yang hanya menyinggungnya sekilas di abstrak. Jika Anda tetap memakainya, catat alasannya agar dapat dipertanggungjawabkan saat dilaporkan.
Pola yang aman adalah mengelompokkan setiap konsep di dalam kurung:
(A1 OR A2 OR A3) AND (B1 OR B2) AND (C1 OR C2)
Database lalu membaca setiap kelompok sinonim sebagai satu unit, baru kemudian menggabungkannya dengan AND.
Mengapa ini penting? PubMed menyatakan bahwa pencarian diproses berurutan dari kiri ke kanan, dan menyarankan kurung untuk mengelompokkan konsep agar diproses sebagai satu unit. Scopus memiliki aturan prioritas operator sendiri, dan aturan ini sedang diperbarui. Per 16 Oktober 2026, halaman bantuan Scopus dan blog resmi Scopus masih menuliskan urutan prioritas yang berbeda. Blog resmi Scopus sendiri menyarankan memakai kurung untuk mengontrol prioritas dan menghindari hasil yang tidak terduga.
Pesannya sederhana: jangan bergantung pada urutan bawaan database mana pun. Selalu gunakan kurung.
Frasa. Tanda kutip ganda membuat beberapa kata dicari sebagai satu frasa. Scopus membedakan dua jenis:
"heart attack", untuk frasa longgar (perkiraan).{oyster toadfish}, untuk frasa persis, termasuk tanda baca dan spasi.Scopus juga otomatis menyertakan bentuk jamak dan variasi ejaan. Pencarian heart attack mencakup heart attacks, dan anesthesia mencakup anaesthesia. Di PubMed, frasa juga ditulis dengan tanda kutip ganda, misalnya "kidney allograft".
Truncation dengan tanda bintang (*). Tanda bintang menangkap berbagai akhiran kata. Contoh resmi Scopus: criminal* liab* menemukan criminally liable dan criminal liability. PubMed mensyaratkan minimal empat karakter sebelum tanda bintang pertama (misalnya colo*). Perlu diingat, di PubMed penggunaan wildcard mematikan Automatic Term Mapping, termasuk pemetaan ke MeSH.
Hindari truncation yang terlalu pendek. Misalnya, edu* akan menangkap banyak kata yang tidak berkaitan dengan pendidikan dan memenuhi hasil dengan noise. Untuk simbol wildcard lain, periksa halaman bantuan resmi database yang Anda gunakan, karena aturannya berbeda-beda.
Tanpa field code, sebagian database mencari di banyak bagian dokumen sekaligus sehingga hasilnya membengkak. Field code membatasi lokasi pencarian.
Scopus. TITLE-ABS-KEY adalah field gabungan yang mencari di abstrak, kata kunci, dan judul dokumen. Contoh resmi: TITLE-ABS-KEY("heart attack") mengembalikan dokumen yang memuat frasa tersebut di abstrak, judul, atau kata kunci. Scopus juga menyediakan operator kedekatan: W/n (dua istilah berjarak paling jauh n kata) dan PRE/n (istilah pertama mendahului istilah kedua dalam jarak n kata).
PubMed. Field tag ditulis dalam kurung siku: [tiab] untuk judul/abstrak, [ti] untuk judul, dan [mh] untuk MeSH Terms. Sama seperti wildcard, field tag mematikan Automatic Term Mapping. PubMed juga mendukung pencarian kedekatan dengan format "search terms"[field:~N].
Mari susun string untuk contoh tesis pendidikan yang umum di Indonesia.
Langkah 1: Rumuskan pertanyaan. “Bagaimana pengaruh project-based learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa?” Untuk memecah pertanyaan menjadi konsep, gunakan kerangka seperti PICO yang dijelaskan dalam artikel PICO pertanyaan penelitian SLR.
Langkah 2: Buat tabel konsep dan sinonim. Gunakan istilah bahasa Inggris untuk Scopus dan PubMed.
| Konsep | Sinonim dan variasi |
|---|---|
| Intervensi | “project-based learning”, “project based learning”, PjBL |
| Outcome | “critical thinking”, “higher-order thinking” |
| Populasi | student*, learner* |
Jika Anda juga mencari di portal nasional seperti Sinta atau Garuda, siapkan padanan bahasa Indonesia, misalnya “pembelajaran berbasis proyek” dan “berpikir kritis”, lalu ikuti petunjuk pencarian di masing-masing portal.
Langkah 3: Gabungkan dengan OR di dalam konsep, AND antar-konsep.
("project-based learning" OR "project based learning" OR PjBL) AND ("critical thinking" OR "higher-order thinking") AND (student* OR learner*)
Langkah 4: Bungkus dengan field code. Untuk Scopus:
TITLE-ABS-KEY(("project-based learning" OR "project based learning" OR PjBL) AND ("critical thinking" OR "higher-order thinking") AND (student* OR learner*))
String ini adalah contoh ilustratif, bukan string baku. Anda tetap perlu menguji dan menyesuaikannya dengan topik Anda.
Langkah 5: Uji dan iterasi. Siapkan beberapa artikel kunci yang sudah Anda ketahui relevan. Jalankan string, lalu periksa apakah artikel-artikel itu muncul. Jika tidak, telusuri istilah apa yang dipakai penulisnya dan tambahkan sebagai sinonim. Jika hasil terlalu banyak, periksa konsep yang terlalu umum atau truncation yang terlalu pendek. Catat setiap versi string beserta jumlah hasilnya.
Satu string tidak bisa disalin begitu saja ke semua database. Tabel berikut merangkum sintaks yang terdokumentasi di halaman bantuan resmi masing-masing (dicek 16 Oktober 2026).
| Aspek | Scopus | PubMed | Google Scholar |
|---|---|---|---|
| Operator pengecualian | AND NOT | NOT (huruf kapital) | Tidak dijelaskan di bantuan resmi |
| Tanpa kurung | Aturan prioritas sedang diperbarui; gunakan kurung | Diproses kiri ke kanan; gunakan kurung | Tidak dijelaskan di bantuan resmi |
| Frasa | "..." longgar, {...} persis |
"..." |
Tanda kutip untuk mencari judul makalah |
| Truncation | * (contoh criminal* liab*) |
*, minimal 4 karakter sebelumnya |
Tidak dijelaskan di bantuan resmi |
| Field code | TITLE-ABS-KEY(...) |
[tiab], [ti], [mh] |
author:, site:, dan Advanced Search |
| Variasi kata | Jamak dan ejaan otomatis | Automatic Term Mapping (mati jika memakai wildcard atau field tag) | Tidak dijelaskan di bantuan resmi |
| Melihat detail pencarian | Lihat bantuan Scopus | History, lalu Search Details di Advanced Search | Tidak tersedia di bantuan resmi |
Untuk PubMed, yang lebih relevan bagi topik kesehatan dan biomedis, string yang sama diadaptasi dengan field tag, misalnya ("critical thinking"[tiab] OR "higher-order thinking"[tiab]).
Catatan tentang Google Scholar. Halaman bantuan resmi Google Scholar hanya mendokumentasikan pencarian judul dengan tanda kutip, operator author: (misalnya author:"d knuth"), site:, serta Advanced Search dengan kolom penulis, judul, publikasi, dan rentang tanggal. Operator OR, tanda minus, dan wildcard tidak dijelaskan di sana. Jika Anda tetap mencobanya, periksa hasilnya secara manual. Sebagai saran praktis, gunakan Google Scholar sebagai sumber pelengkap, bukan satu-satunya database utama SLR Anda.
PRISMA 2020 (Page dkk., 2021, PLOS Medicine) memuat dua item yang langsung berkaitan dengan string pencarian:
PRISMA 2020 juga mengubah item pencarian dibandingkan versi sebelumnya: strategi pencarian lengkap kini diminta untuk semua database, registri, dan situs, bukan hanya minimal satu database.
Untuk pelaporan pencarian yang lebih rinci, tersedia PRISMA-S (Rethlefsen dkk., 2021), ekstensi PRISMA yang berisi 16 item. Secara garis besar, PRISMA-S meminta penulis melaporkan strategi pencarian lengkap, filter dan batasan yang dipakai, waktu pencarian, serta cara menangani duplikat.
Template log pencarian yang praktis:
| Database/platform | Tanggal pencarian | String lengkap (persis) | Filter (tahun, bahasa, jenis dokumen) | Jumlah hasil |
|---|---|---|---|---|
| Scopus | 16/10/2026 | TITLE-ABS-KEY(…) | 2016–2026, artikel, bahasa Inggris | … |
| PubMed | … | … | … | … |
Jumlah hasil dari log ini mengisi kotak identifikasi pada diagram PRISMA 2020. Simpan string persis seperti yang dijalankan, termasuk kurung dan tanda kutipnya, lalu lampirkan di lampiran atau materi tambahan naskah.
Setelah string tersusun dan hasilnya tercatat, tahap berikutnya adalah menyaring hasil pencarian. JurnalFlow dapat membantu Anda melanjutkan alur kerja SLR dalam satu ruang kerja. Pencarian jurnal otomatis menjangkau 100.000+ jurnal dari Scopus, Sinta, OpenAlex, dan Crossref. Fitur Screening membantu Anda menerapkan kriteria inklusi dan eksklusi dengan metode PRISMA, Kolaborasi Antar Tim memudahkan lebih dari satu peninjau bekerja di proyek yang sama, dan sitasi otomatis membantu merapikan rujukan.
Paket Starter Rp0/bulan (3 proyek) sudah mencakup pencarian jurnal otomatis, kolaborator tim, metode PRISMA, dan sitasi otomatis. Paket Pro Rp98.500/bulan menambahkan proyek tanpa batas dan Sintesis AI, yang berperan sebagai asisten; keputusan akhir tetap di tangan Anda sebagai peneliti. Jika Anda baru memulai, panduan membuat SLR untuk pemula dapat menjadi peta keseluruhan prosesnya.
Operator Boolean adalah kata penghubung (AND, OR, NOT atau AND NOT) yang menentukan cara database menggabungkan kata kunci. AND mensyaratkan semua istilah muncul, OR minimal satu istilah, dan NOT mengecualikan istilah tertentu.
Tiga operator utama adalah AND, OR, dan NOT (di Scopus ditulis AND NOT), biasanya dilengkapi kurung, tanda kutip untuk frasa, dan tanda bintang untuk truncation.
Pecah pertanyaan penelitian menjadi beberapa konsep, kumpulkan sinonim tiap konsep, gabungkan sinonim dengan OR di dalam kurung, lalu hubungkan antar-konsep dengan AND. Setelah itu, batasi lokasi pencarian dengan field code seperti TITLE-ABS-KEY di Scopus atau [tiab] di PubMed.
Mulailah dari pertanyaan penelitian yang jelas, misalnya dengan PICO. Ambil istilah dari judul dan abstrak artikel kunci yang sudah Anda ketahui, sertakan variasi ejaan dan singkatan, lalu uji apakah artikel kunci tersebut muncul dalam hasil pencarian.
Tidak. Logika konsepnya boleh sama, tetapi sintaksnya harus disesuaikan. Scopus memakai TITLE-ABS-KEY dan AND NOT, PubMed memakai field tag seperti [tiab] dan operator NOT, sedangkan bantuan resmi Google Scholar hanya mendokumentasikan sintaks yang terbatas. Laporkan string lengkap untuk setiap database.
Tanda kutip ganda, misalnya “heart attack”, mencari frasa secara longgar. Kurung kurawal, misalnya {oyster toadfish}, mencari frasa persis termasuk tanda baca dan spasi.
Seluruh sumber dicek pada 16 Oktober 2026.
Coba Gratis Sekarang — jurnalflow.com
2 Comments
[…] menyusun SLR, bukan sekadar eksplorasi. SLR menuntut pencarian terstruktur dengan operator Boolean, screening berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, serta pelaporan alur seleksi dengan diagram […]
[…] hanya ilustrasi. Bila Anda masih menyusun string pencarian, pelajari terlebih dahulu cara memakai operator Boolean pada pencarian jurnal agar hasil lebih relevan dan lebih mudah […]